Rabu, 28 November 2018

Komunikasi Daring (Dalam Jaringan)


Pengertian Komunikasi Daring (Dalam Jaringan)
Dengan kata lain, Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi dimana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut biasa disebut sebagai komunikasi di dunia maya atau cyberspace.

Keunggulan Komunikasi Daring

  • Efisiensi biaya: tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi melakukan tatap muka, berbeda dengan komunikasi konvensional, sehingga komunikasi daring bisa menghemat biaya transportasi.
  • Efisiensi waktu: komunikasi bisa dilakuakn dengan cepat tanpa membuang-buang waktu dengan melakukan perjalanan.
  • Terintegrasi dengan layanan TIK lainnya: sembari melakukan komunikasi dalam jaringan, kita bisa memanfaatkan layanan TIK lain untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. Contoh layanan yang bisa digunakan seperti presentasi, dokumen, dan berbagai layar.
  • Meningkatkan intensitas berkomunikasi: komunikasi dalam jaringan internet mendorong yang yang terbiasa diam di dunia nyata menjadi aktif berkomunikasi di dunia maya.
  • Meningkatkan partisipasi: karena terbukanya jalur komunikasi, maka semakin banyak pula orang yang bisa berpartisipasi dalam diskusi.
Kelemahan Komunikasi Daring
  • Membutuhkan perangkat khusus: dalam pelaksaannya, komunikasi membutuhkan adanya software dan hardware.
  • Tidak mewakili emosi pengguna: gerakan tubuh, raut muka, intonasi bicara, merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami.
  • Banyak informasi yang tidak penting: seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak dan membuat bingung si penerima.
  • Menyita konsentrasi: melakukan komunikasi dalam jaringan tidak pada tempat pada tempat dan waktu yang tepat, dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain, bahkan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

Jenis Komunikasi Daring

Terdapat 2 jenis komunikasi dalam jaringan.

1. Komunikasi daring sinkron (bersamaan)

Komunikasi dalam jaringan sinkron adalah komunikasi menggunakan komputer sebagai medianya yang terjadi secara bersamaan, waktu nyata (real time). Contoh komunikasi sinkron diantaranya:
a. Video chat
Video chat merupakan teknologi untuk melakukan interaksi audio dan video secara real time antara pengguna di lokasi yang berbeda.
Video chat bisa dilakukan point-to-point (satu-satu) seperti Skype, atau interaksi multipoint (satu ke banyak/banyak ke banyak) Seperti Google+ Hangouts.
b. Teks chat
eks chat merupakan sebuah fitur, program, atau aplikasi dalam jaringain internet untuk berkomunikasi dan bersosialisasi langsung sesama pemakai internet yang sedang daring.

2. Komunikasi daring asinkron (tidak bersamaan)

Komunikasi dalam jaringan asinkron adalah komunikasi menggunakan perangkat komputer atau perangkat lain yang dilakukan secara “tunda”. Contohnya yaitu forum, email, rekaman simulasi visual, serta membaca dan menulis dokumen daring lewat Worl Wide Web.

Komponen Pendukung Komunikasi Daring

Ada beberapa komponen yang harus tersedia sebelum komunikasi dalam jaringan bisa dilakukan. Komponen tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:
Komponen perangkat keras (hardware)
Perangkat yang bentuknya bisa dilihat atau diraba oleh manusia secara langsung. Contoh dari perangkat keras yang perlu ada dalam pelaksanaan komunikasi daring diantaranya komputer, headset, mikrofon, dan perangkat pendukung koneksi internet.
Komponen perangkat lunak (software)
Program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan yang dikehendaki. Software diperlukan sebagai jembatan antara brainware dan hardware. Program-program yang biasanya digunakan dalam komunikasi daring seperti sky, google+ hangout, webconference, dll.
Komponen perangkat akal atau nalar (brainware)
Termasuk di dalam komponen brainware adalah manusia yang terlibat dalam penggunaan serta pengaturan perangkat lunak dan perangkat keras untuk melaksanakan komunikasi daring.
Tujuan Komunikasi Daring
  1. Berbagi Sumber Daya (Resources)
  2. Media komunikasi
  3. Integrasi data
  4. Keamanan data
  5. Efisiensi Tenaga
  6. Efisiensi Waktu
  7. Efisiensi Biaya
  8. Pengembangan dan Pemeliharaan
  9. Sebagai Kontrol
  10. Memudahkan pengelolaan
  11. Pengendalian jarak jauh
  12. Meningkatkan intersitas komunikasi
  13. Meningkatkan Partisipasi Komunikasi
  14. Memberikan informasi
  15. Web Browsing
Fungsi Komunikasi Daring
  1. Informasi: sebagai media penyampai pesan dan informasi kepada penerima informasi
  2. Kendali: bertindak mengendalikan dan mengatur suatu informasi sebagai kewenangan individu atau kelompok.
  3. Motivasi: komunikasi daring dapat memacu suatu pekerjaan dan semangat karyawan dalam pekerjaannya.
  4. Ekspresi Emosional: komunikasi daring bisa mewakili suatu perasaan individu atau kelompok.
  5. Penghemat waktu: komunikasi dapat dilakukan dengan efisien.
  6. Penghemat biaya: harga kuota internet yang relatif murah mendukung komunikasi daring berjalan.
  7. Dilakukan dimana saja: pagi, siang, sore, malam, tidak masalah untuk melakukan komunikasi daring.
  8. Ilmu teknologi: komunikasi daring bermula dari ilmu pendidikan yang saat itu dijadikan bahan penelitian.
  9. Intensitas komunikasi: kemudahan berkomunikasi menyebabkan intensitas komunikasi bertambah tanpa batas.
  10. Partisipasi: komunikasi daring menyebabkan meningkatnya partisipan dalam artian menambah individu atau kelompok dalam proses komunikasi.
  11. Informasi: informasi yang dilakukan di dalam jaringan bisa dilakukan selengkap dan seakurat mungkin.
  12. Kontrol: proses komunikasi juga bisa diawasi oleh Menteri Komunikasi sebagai badan pengawan komunikasi dalam negeri.
  13. Dorongan: contohyna seorang penulis yang terdorong untuk menulis tulisan yang bermanfaat karena mudahnya akses komunikasi.
  14. Penyalur ide: tulisan-tulisan di dalam jaringan internet dapat menjadi sumber ide-ide untuk individu yang membacanya.
  15. Sosialita: contohnya yaitu facebook sebagai media komunikasi sosial yang bisa membantu kita dalam melakukan kegiatan sosial.
  16. Fungsi negara: komunikasi daring membantu pemerintahan untuk menyampaikan informasi kepada publik.
Manfaat Komunikasi Daring
  1. Sebagai sarana Komunikasi.
  2. Sebagai sarana E-Commerce atau perdagangan online.
  3. Sebagai sarana E-Learning.
  4. Sebagai sarana E-Banking.
  5. Sebagai Sarana Riset.
  6. Mempermudah peserta didik dan guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi.
  7. Akses ke informasi yang berada di tempat yang jauh.
  8. Media hiburan interaktif.
Contoh Komunikasi Daring
  1. Text chat dan video call melalui Line.
  2. Text chat dan video call melalui BBM.
  3. Text chat dan video call melalui Whatsapp.
  4. Video chat melalui Skype.
  5. Text chat melalui Facebook.
  6. Text chat melalui Messenger.
  7. Video call dengan google+ hangout.
  8. dan banyak lagi yang lainnya yang mungkin kamu gunakan juga.


Selasa, 27 November 2018

Dasar-Dasar HTML Lengkap Untuk Belajar Pemrograman Web

Dasar-Dasar HTML Lengkap Untuk Belajar Pemrograman Web

Dasar-Dasar HTML Lengkap Untuk Belajar Pemrograman Web-HTML merupakan kode dasar yang harus dipahami ketika ingin belajar pemrograman web, kode-kode dasar dalam html merupakan pengenalan awal sebelum nantinya belajar bahasa pemrograman web tingkat tinggi seperti PHP, dan lain sebagainya. Karenanya HTML menjadi materi penting dalam kurikulum pembelajaran mata pelajaran pemrograman web dasar di SMK.
Berbagai macam teknologi (seperti CSS, JavaScript, Flash, AJAX, JSON) dapat digunakan untuk mendefinisikan elemen dari sebuah halama web. Akan tetapi, pada level paling rendah, sebuah halaman web didefinisikan dengan menggunakan HTML (HyperText Markup Language). Tanpa HTML maka tidak akan ada halaman web

Kode Dasar HTML

Kode dasar HTML:
1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
<title>Judul</title>
<body>
<p>Halo ini kode HTML pertamaku</p>
</body>
</head>
</html>
Perhatikan penulisan kode HTML diatas, yang diberi highlight merupakan tempat untuk menuliskan kode html lainnya, misalnya kode untuk membuat table dan lain sebagainya.

Tag, Elemen, dan Atribut HTML

Dari kode dasar HTML diatas, dapat dibagi menjadi tiga pokok bahasan utama yaitu pembahasan tentang Tag, Elemen dan Atribut.
Tag
Tag dalam HTML rata-rata ditulis berpasangan. Tapi tidak semua Tag selalu ditulis berpasangan. Tag HTML selalu diawali dengan Tag pembuka <> dan diakhiri dengan Tag penutup </>.
Contoh tag dalam HTML:
1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
<title>Judul Laman</title>
<body>
      <p>Ini kode HTML pertamaku</p>
</body>
</head>
</title>
Pada kode HTML diatas yang diberi highlight,
1
<title>Judul Laman</title>
merupakan contoh dari Tag. Diawali dengan tag
1
<title>....elemen....kemudian ditutup dengan tag </title>.
Dari kode HTML diatas, kita bisa kumpulkan masing-masing tag seperti dibawah ini:
1
2
3
4
5
<html>...</html>
<head>...</head>
<title>...</title>
<body>...</body>
...
Elemen
Elemen merupakan isi tag. Biasanya berupa teks, tapi tidak selalu berupa teks bisa juga berupa sinyaks lainnya.
Contoh Elemen:
1
<p>Halo ini kode HTML pertamaku</p>
Penjelasan singkatnya:
1
<p>.....</p>
Merupakan Tag paragrafh dalam HTML
Sedangkan teks “Halo ini kode HTML pertamaku” merupakan isi tag paragrafh
Ingat!
Jangan tertukar, antara Tag dan Elemen.
Pengetahuan mengenai jenis-jenis Elemen dalam HTML bisa dibaca materi dasar html
Atribut
Atribut merupakan informasi tambahan dari Tag. Sering juga disebut dengan isi Tag. Setiap atribut akan berpasangan dengan Value. Value merupakan isi dari atribut, ditulis setelah tanda sama dengan dengan memberi tanda kutip.
Contoh dari atribut dalam HTML:
1
2
<p align="center">
<table border="1">
Penjelasan singkat dari contoh atribut diatas:
1
<p align="center">
Perhatikan!
Atribut diatas adalah align, dan valuenya adalah center. Atribut diatas digunakan untuk mengatur posisi paragraf berada ditengah / center.
Pengetahuan lebih lengkap mengenai jenis-jenis atribut dalam HTML bisa dibaca pada materi; Jenis-jenis Atribut dalam HTML
Perlu diperhatikan juga, bahwa tidak semua Tag membutuhkan atribut. Contohnya tag
1
<html>...</html>
Tapi pada HTML akan sering ditemukan tag yang berisi atribut-atribut sesuai dengan fungsi yang dikehendaki oleh programmer yang akan membuat laman web.
Kode dasar membuat table di HTML-Untuk membuat tabel/table menggunakan kode HTML caranya sangat mudah. Silahkan diperhatikan terlebih dahulu kode dasar dalam pembuatan table menggunakan kode HTML dibawah ini.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
<html>
<head>
<title>Tabel</title>
</head>
<body>
<table border="1">  
   <tr>     
        <td>Kolom 1 baris ke 1</td>
        <td>Kolom 1 baris ke 1</td>
   </tr>
</table>
</body>
</html>
Contoh table 1.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
<html>
<head>
<title>Contoh Table 1</title>
</head>
<body>
 
<table border="1">  
   <tr>         
      <td>Kolom 1 baris ke 1</td>    
      <td>Kolom 1 baris ke 1</td>
   </tr>
   <tr>           
      <td>Kolom 1 baris ke 2</td>
      <td>Kolom 1 baris ke 2</td>
   </tr>
</table>
</body>
</html>
Kode contoh table 1 diatas, jika ditampilkan dengan browser seperti dibawah ini.
dasar dasar html

Atribut Pada Tabel

Atribut pada tabel HTML merupakan informasi tambahan dari Tag yang digunakan dalam pembuatan Tabel. Beberapa atribut yang sering digunakan dalam pembuatan Tabel antara lain:
1
2
3
4
5
6
7
8
<table border="1">atribut ini digunakan untuk mengatur ketebalan garis tabel.
<td height="90px">
atribut ini digunakan untuk mengatur tinggi kolom
<td width="400px">
atribut ini digunakan untuk mengatur lebar kolom
<td rowspan="2">
atribut ini digunakan untuk menggabungkan beberapa  baris
<td colspan="2">atribut ini digunakan untuk menggabungkan beberapa kolom
Selain atribut diatas, masih banyak lagi atribut-atribut lainnya yang sering digunakan dalam pembuatan table di HTML. Pengetahuan lebih lengkap bisa dilihat pada laman:Jenis-jenis Atribut Pada Table HTML
Contoh penggunaan atribut pada table
Berikut beberapa penggunaan atribut pada pembuatan Tabel menggunakan HTML.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<html>
<head>
<title>Contoh Table 2</title>
</head>
<body>
<table border="1">  
   <tr>     
        <td colspan="2" width="720px" height="90px">Header</td>
   </tr>
   <tr>     
        <td width="200px" height="400px">Sidebar </td>
        <td>Content</td>
   </tr>
   <tr>     
        <td colspan="2" height="90px">Footer</td>
   </tr>
</table>
</body>
</html>
Pada kode yang di highlight, ada tiga atribut yang digunakan yaitu atribut:
1
2
3
<colspan="2">atribut ini digunakan untuk menggabungkan dua kolom
<width="720px">atribut ini digunakan untuk mengatur lebar tabel menjadi 720px
<height="90px">atribut ini digunakan untuk mengatur tinggi baris menjadi 90px